Selasa, 28 Juni 2011

Ekspedisi Mencari Kebenaran 2

Ekspedisi kedua kalinya ini lebih siap dan lebih rapi jika dibandingkan ekspedisi pertama yang menurut saya gagal total. Ekspedisi kali mempunyai tujuan awal yaitu UI (Universitas Indonesia) dan entah mengapa setelah obrolan panjang lebar akhirnya ditentukan bahwa tempat terjadinya tragedi Bintaro dan TPU Jeruk Purut (lagi) menjadi tujuan berikutnya setelah UI 'diterobos'.

Kali ini yang ikut cukup banyak sekitar 11 orang dan maka dari itu terjadi kesepakatan bahwa sekelompok manusia berjumlah 11 orang ini harus dibagi 2 tim. Saya, Aji, Sigit, Arsan dan Ijul berkeliling di Pool bangkai bis kuning sedangkan Dika, Jidat, Viktor, Yanu dkk berjalan-jalan entah kemana. hahahaha

Pool bangkai bis kuning tenyata cukup sepi karena dikelilingi hutan dan penerangan yang remang-remang. Saya memegang senter dan Aji memegang kamera. Tempatnya yang memang rada-rada seram dan gelap itu menambah dag-dig-dug perasaan saya karena ada sebuah mobil jeep yang sudah terparkir rusak dan sepertinya sudah lama berada disitu dan ketika saya senter ternyata bagian dalam jeep tersebut berwarna merah dan membuat saya terkaget-kaget. (agak jiper memang jika melihat perpaduan antara kaca jeep yang berwarna hitam dengan diselingi warna merah didalam jeep tersebut). Setelah melihat jeep tersebut saya melihat bis angkutan berwarna cokelat dan yang membuat seram adalah saking telah lamanya bis tersebut terparkir di pool tersebut bagian dalam bis telah 'bersatu' dengan pohon bambu yang berada di sebelahnya.
Saya membayangkan pasti banyak 'makhluk' yang duduk, diam atau mungkin bermain-main di dalam bis yang telah bersatu-padu dengan pohon bambu tersebut. hhhhiiiiiiiiiiiiiiiiii ..

Saya kira hanya saya dkk yang berada di dekat bis kuning tersebut tetapi ternyata ada 2 orang pekerja proyek dan seorang satpam yang berjaga-jaga. Mereka menyarankan jika ingin mencari 'penampakan' sebaiknya kami ke pekuburan di tengah hutan kota yang notabene nya pekuburan tersebut sudah ada sebelum UI didirikan. Saya dkk tidak mau berlama-lama di UI, masih ada Tempat terjadinya tragedi Bintaro dan TPU Jeruk Purut.

Tujuan berikutnya adalah tempat terjadinya tragedi Bintaro. Yang saya dengar dari cerita orang sih tempatnya oke jika dibuat ekspedisi tapi ternyata tempat terjadinya tragedi tersebut telah ramai oleh rumah dari penduduk setempat, yang kami lakukan hanya jalan-jalan di rel yang menjadi tempat kecelakaan kereta api yang merenggut ratusan nyawa tidak berdosa tersebut. Semoga mereka ditempatkan di sisi Allah SWT (Amin)

Tujuan terakhir yaitu dan lagi-lagi TPU Jeruk Purut, sebenarnya saya agak malas ke tempat tersebut karena agak trauma dikejar-kejar anjing tapi apa daya saya juga malas jika duduk sendirian di warung kopi yang berada persis di sebelah kiri TPU Jeruk Purut. Tim tetap dibagi 2 dan saya tetap bersama Aji, Ijul, Sigit, Arsan dan kali ini ditambah Gembui alias Usbul, teman Sma saya. Berhubung Gembui penasaran karena ini pertama kalinya dia ke TPU Jeruk Purut maka dia 'merelakan' dirinya menjadi kelinci percobaan dan ditinggal sendirian di pekuburan ini (Berhubung Gembui teman akrab saya dan hanya saya & sigit yang kenal dia maka dengan terpaksa saya menemani dia beruji nyali karena saya mengkhawatirkan handy-cam yang dia pegang direbut orang tidak dikenal). Awalnya malas mengikuti Gembui yang selalu 'membuka jalur' dengan menerobos kuburan tapi lebih malas lagi jika saya ditinggal di pekuburan ini dan berjalan sendirian. Entah mengapa setiap saya ke TPU Jeruk Purut saya tidak begitu merasa takut, mungkin karena tempatnya yang tidak sepi-sepi amat dan saat itu saya mendengar ayam telah berkokok padahal saat itu baru jam setengah 3 pagi.

Selang 20 menit saya dan gembui dijemput oleh teman-teman kuliah saya dan memberitahukan bahwa handy-cam tidak boleh digunakan saat berada di areal pemakaman dan kami bersebelas pun keluar dari area pemakaman tersebut. Setelah sampai di Depok saya, Sigit, Gembui dan Ijul tidur-tiduran di warung langganan saya sejak Sma dulu sambil menunggu matahari menampakan batang hidungnya.

*Kuburan yang berada di hutan kota UI telah saya terobos bersama Aji, Yanu, Ijul dan Simon. tempatnya lebih menyeramkan daripada pool bis kuning ..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar