Rabu, 08 Juni 2011

Terlibat Dalam Diskusi Erotis Murahan

Saat ini merupakan siang yang sangat panas, walaupun jam sudah menunjukan pukul 03.54 sore tapi panasnya tetap menyengat bagi saya yang memang belum mandi semenjak 2 hari yang lalu dan tentu saja itu membuat tubuh saya kepanasan bagaikan ikan dugong yang tersesat di padang pasir. Setelah berpikir selama beberapa menit akhirnya saya memutuskan untuk membeli sebuah minuman bersoda di warung yang berjarak sekitar 80 meter dari rumah saya.

7 menit kemudian sampailah saya di warung tersebut, saya langsung membeli setengah bungkus rokok dan minuman bersoda Bigc*la lalu meminumnya beberapa tegukan dan segera duduk di bangku kayu yang sudah sedikit lapuk. setelah sedikit berbasa basi dengan 'si akang" pemilik warung akhirnya saya melamun, melamun melihat padatnya jalan raya dan juga segerombolan orang yang baru saja pulang bekerja di pabrik.

Baru sebentar saya melamun lalu datanglah 2 orang teman saya yang berniat membeli rokok dan merekapun menegur saya yang terlihat sedang melamun. tanpa 'ba bi bu' mereka yang memang 'pemburu wanita sejati' meminta bantuan saya agar mereka berdua dicarikan pacar. hahahaha (damn, saya saja berstatus menduda dan bodohnya mereka minta tolong dicarikan pacar kepada orang yang juga sama-sama berstatus menduda)

Mereka pun langsung bercerita tentang tipe wanita yang mereka idam-idamkan. keduanya mempunyai pandangan yang berbeda tentang wanita. teman saya yang satu memandang wanita lebih kepada fisik sedangkan yang satu lagi lebih kepada kepribadiannya. saya yang hanya mendengarkan sambil merokok mendadak batuk ketika teman saya yang 'si pencinta fisik sejati' menceritakan bahwa tadi dia melihat seonggok wanita memiliki (maaf) payudara yang sangat besar dan dia langsung berkata, 'cewek yang tadi tuh tipe gue banget men'. (what the hell?). setelah batuk mendengar kalimat bodoh tersebut saya pun tertawa dan teman saya yang satu nya lagi hanya menggelengkan kepalanya. sebenarnya saya ingin mengingatkan bahwa melihat tubuh wanita dengan mata telanjang itu tidak sopan dan juga berdosa tapi daripada saya dan dia debat kusir dan efek dari semua itu adalah diskusi erotis murahan ini makin panjang maka saya diam saja.

saya diam ...
saya diam ...
saya diam ...
saya diam ...
saya berpikir ...

jika semua dilihat dari bentuk badan yang langsing, muka yang cantik dan tinggi yang semampai lalu bagaimana dengan wanita yang jelek?
matilah gue, walaupun saya bukan wanita yang jelek karena saya seorang lelaki tulen tetaplah saya masuk dalam kriteria jelek dan tidak akan diidolai wanita muda zaman sekarang . hahahaha
sedikit mengutip quote Patrick Star: 'aku jelek dan aku bangga.' :D

Tidak ada komentar:

Posting Komentar